Kamis, 15 September 2016

Ini judulnya resep pizza magic com. Request dari ning @aini tadi sore dan teman2 yg lain beberapa waktu yang lalu 😊 So far saya sukses membuatnya yess 😊 Maaf saya menyebut merk scr spesifik supaya meminimalisir komplain kegagalan saat teman2 mencoba membuatnya 😊 Happy cooking momsist 😊

Bahan2
150 gram Tepung Terigu Protein Sedang (saya pakai segitiga biru)
1 butirTelur Ayam
1 sendok makan Fermipan
1 sendok makan Minyak Sayur
1 sendok makan Margarin
Secukupnya Air (-+7 sdm bisa kurang atau lebih)
Sejumput Garam
Sejumput gula pasir

Bahan topping saos pizza;
4 siung Bawang Putih
1 buah jagung manis iris
1 bks kornet sapi pedas(merk pronas harga -+5rb)
1 sdt Merica (Lada) bubuk
10 sachet saos pedas indofood
1 sdm Gula Pasir
Garam secukupnya
Air secukupnya
50 gram Keju Quickmelt kraft/bisa diganti dengan keju ceddar kraft(yg harga ecernya -+5rb)
2 sosis sapi so nice iris tipis2

Langkah

1

Cara pembuatan saus pizza : Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan jagung manis. Aduk sampai setengah matang. Masukkan kornet. Aduk sampai kornet mencampur rata. Masukkan air. Masukkan saos, merica, gula pasir, garam. Aduk sampai air menyusut. Angkat. Sisihkan.


2

Campur tepung terigu, sejumput gula dan fermipan hingga rata. Masukkan telur yang telah dikocok lepas. Aduk rata. Tambahkan minyak goreng dan air secukupnya. Adoni sampai setengah kalis. Masukkan margarin & sejumput garam. Uleni kembali hingga benar-benar kalis elastis. (Jika diangkat dan ditarik elastis).


3

Tutup adonan dg kain basah. diamkan 30mnit. (Bisa juga dimasukkan ke dalam kulkas). Setelah adonan mengembang, adonan siap ditata di wadah magicom yang sebelumnya diolesi margarin.


4

Olesi atas adonan dengan saos, tata toping sosis dan keju parut, kemudian masukan ke magicom. Selama 10 menit posisi magic com dalam keadaan cook selanjutnya 20 menit posisi warm. Keluarkan pizza yang sudah matang. Siap disajikan dengan saos sambal dan saos tomat 😊

Happy cooking 😊

NB; Untuk ke.efisien.an waktu, buat adonan terlebih dahulu. Kemudian saat adonan didiamkan buatlah saosnya. Jadi saat saos matang, adonannya sudah siap.

Minggu, 05 Juni 2016

ALIKA FATIMAH ZAHRA

Alika Fatimah Zahra


Genap usia 35 hari (selapan) usia babyku Alika Fatimah Zahra. Alchamdulillah tadi pagi udah digundul sama dukun bayinya baby Al :)  ðŸ˜Š


Puji syukur kepada Alloh atas karunia titipan berupa seorang anak. Selama hamil aku jarang sekali memposting tentang kehamilanku. Karena bukannya negatif thinking bahwa aku atau bayiku tidak akan selamat waktu persalinan, tapi maut siapa yang tau? Alchamdulillah aku dan bayiku selamat sehat wal afiat. Jujur entah naif atau negthink atau apalah, aku hampir mau membuat surat wasiat. Mewasiatkan baju2ku mau diwariskan kepada siapa 😅 Karena memang aku gak punya apa2 selain baju yang menggunung 😂 Mungkin itu wujud rasa takutku menghadapi persalinan.


Selain alasan itu, ada beberapa temanku yang belum dikaruniai anak. Kalau aku sering posting ttg kehamilanku dan euforianya, aku takut menyinggung mereka. Semoga semua temanku yg belum dikaruniai anak segera diberi oleh Alloh. Aamiin.


Alika Fatimah Zahra. Alika dari kata Aali dalam bahasa Arab yang berarti keluarga. Ka adalah dhomir atau kata ganti yg dinisbatkan ke Nabi Muhammad, bukan Fatimah putrinya karena dhomirnya Ka bukan Ki. Harapan aku agar menjadi doa bahwa anakku bisa menjadi keluarga Nabi Muhammad. Fatimah Zahra jelas dinisbatkan kepada putri Nabi Muhammad tercinta.


Ada banyak pilihan tokoh wanita Islam. Tapi aku memilih Fatimah karena dia hidup sederhana bersama suaminya sayyidina Ali. Tanpa dimadu seperti Aisyah yang cerdas. Punya anak dan bersuami tidak seperti Maryam ibu Isa. Kenapa tidak Aisyah atau Maryam atau lainnya? Bukan karena apa2, mereka adalah orang2 terpilih. Aku takut anakku tidak kuat menyandang nama mereka. Semoga anakku kuat menyandang nama Fatimah. Fatimah yang solichah. Fatimah yang taat kepada Alloh dan RosulNya. Fatimah yang berbakti kepada orang tua. Fatimah yang patuh kepada suami. Fatimah yang sederhana. Fatimah yang lebih mementingkan orang lain dari pada dirinya sendiri. Fatimah yang mau menggiling gandum dengan kedua tangannya. Fatimah yang mulia. Ah. Fatimah... Al faatichah....


Welcome to the world Alika. Selamat menjadi bagian dari hidup Unda & Ayahmu baby Al'ku sayang. Namamu adalah do'a orang tuamu untukmu nak...


Alika Fatimah Zahra. Minggu Legi. 1 Mei 2016 M. 23 Rojab 1437 H.



Kamis, 03 September 2015

Surat Terbuka Untuk Pak Jokowi

SURAT TERBUKA UNTUK PAK JOKOWI

Dear Pak Jokowi.
Perkenalkan saya orang desa udik dari sebuah kampung di Magelang. Apa kabar Pak? Semoga sehat-sehat saja. Aamiin.

Pak, sudah dua hari ini saya kecelik. Mau beli bensin di pom bensin Jogokaryan tapi habis. Premium habis. Pertamak juga habis. Apakah bbm mau naik lagi Pak? Mengingat kemarin kelangkaan daging sapi  berakhir dengan keputusan impor sapi sebanyak lima puluh ribu ekor dari Australi.

Aduh Pak. Saya wong ndeso yang ndak tau politik. Yang saya tau, tetangga-tetangga saya di kampung, mereka sangat mengidolakan Bapak. Waktu pemilu kemarin, sudah jelas mereka mendukung Bapak yang katanya lugu, jujur dan ndeso seperti kami. Pro rakyat kata mereka. Sampai sekarang Pak, mereka masih menyanjung bapak yang hobi blusukan. Dulu awal Bapak diangkat jadi Presiden, dan kurs dolar sebelas ribu rupiah, mereka bilang itu Jokowi efek. Karena kepercayaan pasar pada Indonesia di tangan Bapak. Tapi sekarang, ketika kurs dolar empat belas ribu rupiah yang hampir menyamai rekor di tahun 1998, tidak ada satu pun dari mereka yang jahat mengatakan bahwa itu adalah Jokowi efek. Dalam situasi ekonomi yang seperti sekarang, mereka masih chusnudzon sama Bapak dan masa depan Indonesia di tangan Bapak. Aduh Pak, mengharukan sekali loyalitas mereka. Semoga Bapak tidak mengecewakan mereka ya Pak. Aamiin. Karena itu juga harapan saya.

Tapi Bapak. Lain tetangga-tetanggaku, lain pula teman-temanku di Jogja. Dari teman kos sampai teman ngangkring di kucingan, mereka pesimis sama Bapak. Mereka pesimis akan masa depan Indonesia di tangan Bapak. Ah, lagi-lagi saya hanya wong ndeso yang ndak tau politik.

Memang gak mudah ya Pak jadi Presiden? Bbm naik, yang disalahin presiden. Kurs rupiah anjlok, yang disalahin presiden. Sampai cabai mahal pun yang disalahin Presiden. Saya gak bakal sanggup jadi Presiden. Harapan saya, kalau anda bisa bertahan sampai lima tahun ke depan, semoga Bapak gak ngecewain orang-orang seperti tetangga saya. Kasihan mereka yang selalu chusnudzon sama Bapak. Kalau saya, gak usah dikasihani, karena selain kemarin pemilu saya golput, saya kesulitan untuk chusnudzon sama Bapak. Yang saya bisa hanya beristighfar jika mulai marah-marah jengkel sepulang dari pasar Prawirotaman dengan belanjaan yang bikin kantong menangis. Harga apa saja di pasar naiiiiik. Kalau mau buat kebijakan, ingat tetangga-tetangga saya ya Pak? Termasuk tetangga saya yang peternak sapi yang juga pendukung fanatik Bapak.


The last, Jangan Cuma blusukan Pak, kebijakan Bapak sebagai Presiden yang terpenting buat kami.

Kamis, 20 Agustus 2015

PENAKLUKAN GUNUNG & SOLO TRAVELING

PENAKLUKAN GUNUNG & SOLO TRAVELING
Intinya, pada awal kalian membaca postingan ini, abaikan hobi kekinian makhluk planet bumi  yang latah posting foto-foto di puncak gunung dan traveling ke luar negri. Karena sumprit, ceritaku ini berawal dari jaman aku SMP pengen muncak ke Merbabu. Sekarang akuh udah kepala 2,5 yesss  -___- Kapan awal aku pengen backpacker keliling dunia? Sejak umurku belasan membaca novel Andrea Hirata tetralogi Laskar Pelangi yang judulnya “Edensor”. Dan saksi hidup akan awal ceritaku ini masih ada semua. Kecuali emak akuh. Elepyu emak. Halooo teman-teman SMP gank PINK GIRL & BAD BOY :-v Halooo temen-temen Aldavesto gank Smuggler Society yang maniak noveeeeel J wkwkwkwkkkk hawane meng arep ngakak yen kelingan kalian semua gaessss. Dimana pun kalian berada, aimissyuall.

Naik gunung. Mitosnya harus ijin orang tua kalo mau naik gunung ya? Dan waktu jaman SMP emak gak ngijinin  aku pas malem tahun baru 2005 naik mt Merbabu bareng temen-temen. Bukan Cuma alesan mitos yang gak ngebolehin naik gunung tanpa ijin orang tua, ikut latihan hadroh TPA pun kalo emak gak boleh, yaudah aku gak berangkat. Apa itu tandanya aku anak berbakti yah? *ahhaakkkk!

Sampai tahun 2015 dan naik gunung bukan sesuatu yang asing lagi, gek wae kelakon aku munggah gunung reeeeek. Because karena amergo aku udah bersuami, jadi cukup dengan ijin suami, berangkatlah saya naik gunung Andong. Kok meng Andong reeeek? Jare Merbabu pengene?! Yoben! Ge pemanasan dhisik *ngelessss. Padahal mungkin agak gak rela dia melepas saya naik gunung. Selain dia lagi sibuk, dia belum terbuka hatinya untuk mengajak istrinya tercwintah menikmati alam & nge-camp. Tapi sekarang hatinya sudah terbuka lebaaaaarrr, haha. Dia udah ngebuktiin dengan mengajakku silaturohmi ke kos si master pendaki, mas Ujang alias Mr Fathur untuk membuat janji nge-camp di gunung (gak harus sampe puncak :-p ngukur kemampuan fisik katanya :p). Janji tinggal janji. Rencana lebaran mau muncak tapi belum kesampaian kita udah sibuk dengan aktifitas masing-masing. Tapi gak popo. Semoga kita masih diberi umur panjang, dan diberi kesempatan muncak bareng. *Bebzz, Mr Ujang September mau muncak ke Argopuro tuhh. Tapi sayang September kita punya skejul backpacker. Belum jodoh kali yeee.

Back to the topic.
Jadi yaa, semisal sebelum ultah’ku yang ke 25 kemarin 7-7-2015 aku mati, (Allohumma panjangkan umurku yang bermanfaat aamiin) tak jamin aku mati penasaran. Apa sih hal yang bikin aku penasaran? Ada dua hal, naik gunung dan single traveling. How about 25th? Kabeh wes lunas penasaranku gaesss ^___^ Saiki rosoku biasa wae. Gak ono penasaran-penasaran maning pokoke!

So, ceritanya gini, dalam jangka waktu sebulan (antara Juni-Juli) aku melakukan perjalanan banyak, dari backpacker, naik gunung, backpacker, naik gunung lagi, backpacker lagi bikin gueh melambaikan tangan and said “its enough”.

First, tanpa persiapan apa pun, demi melihat situs purbakala di daerah kecamatan Borobudur, naiklah aku dan Fian adek sepupuku yang masih SMK ke “Watu Kendil”. Kami salah jalur. Jalur mudah bukan dari desa Ngargogondo yang kita lalui. Awalnya sudah ragu melihat trek yang nanjak bingit. Tapi naiklah kita. Dan teganya Fian menghabiskan bekal minum yang hanya tinggal sedikit. Jadilah kita naik turun ke Watu Kendil di salah satu puncak pegunungan Menoreh tanpa setetes pun air. Hiks. Baru setengah jalan aja Fian udah ngajak turun. Dia kasian liat aku yang megap-megap macam ikan keluar dari air kehabisan napas.

Second, aku backpacker selama seminggu di pulau Bali berdua bareng misua. Hhahaha, akhirnya terkbul keinginanku. Bagaimana tidak? Berbekalkan tiket kereta ekonomi Jogja-Banyuwangi aku nekat mau berangkat ke Bali lewat jalur darat, dengan atau tanpa suami. Kelabakanlah dia untuk menemani perjalananku J Akhirnya dia naik kereta yang sama dari Surabaya. Akhire kelakon reek reeeeeeeek.

Third, akhirnya aku menginjakkan kaki di Medan. Berangkat sendirian dari Jogja. JOG-KNO. Main ke rumah Bu Lek adek dari Bapakku. Dua hari di Medan aku & Bu Lek tancap ke Aceh Tengah ke tempat tinggal dinas suami adek sepupuku. What a wonderful “Takengon”. Kota di dataran tinggi Gayo. Dengan Ari anak bontot Bu Lek yang lagi di Aceh kita mblusuk-mblusuk Takengon. Pulang dari Aceh, aku keliling Medan ditemani keluarga Bu Lek. Ke danau Toba Parapat, Istana Maemoon, Masjid Raya, dan paling cetarrr berdua dengan Ari ke Kawah Putih Tinggi Raja. Yang jalannya bikin aku nangis bathiiinnn. Sumpah! Kalian harus ke sana untuk membuktikannya!

Fourth, Belum sempat istirahat pulang dari Medan, aku kembali naik gunung Andong sama Fian. Lokasinya di daerah Ngablak Magelang. Garjo ke atas dikit. Katanya sih, gunung untuk pemula. Blablabla. Nyatanya? Sepanjang jalan pulang aku diemin si Fian, sambil sesekali ngusap air mata L Dan sekali lagi, si maestro Fian yang udah pernah naik mt Merbabu nyepelein perjalanan kita ke mt Andong. Aku saranin pinjem tenda, matras, kompor dll di daerah Magelang kota. Ehhh, dia nyepelein mau pinjam di basecamp aja. Yasudahlah. Ternyata di basecamp gak ada yg nyewain. Tandukku mulai muncul. Aaarrggghhhhh. Untung ada mas Andi & mas Bagus dari Semarang yg baik ati nolongin kita. And you know gaesss? Kita salah jalur lagi! Kita lewat jalur ekstrim yang belum ada satu tahun dibuka. Hhhuaaaaa. Padahal aku belum istirahat dari perjalanan Jogja-Medan-Aceh-Medan-Jogja. Apekkkk tenannnn! Jalur ekstriimmmm!!!! Setengah perjalanannya malem-malem tanpa senterrrr! Omigod, dosa apakah hamba? T.T J

The last, di bulan Juli aja dua cap imigrasi di pasporkuu yeyyy J First, ada kepulangan jamaah umroh yang transit di Singapore. Dikarenakan paspor misua sedang entry visa di kedutaan Saudi, berangkatlah aku sendirian ke Singapore J Sehari handling, sehari untuk kedua kalinya aku keliling Singapore J Sendiriiiii! Iyak sendiri gaesss J Dua malam tidur di Changi airport. Satu malam di dalem, satu malem di depan counter. Hiks. Terharu sama solo travelingku yang satu iniihhh :D Seminggu setelahnya Handling jamaah di KL Malaysia yesss. Tiga hari dua malem di KL J

So gaessss, udah gak ada yang aku penasaranin sampe aku gak bisa tidur saat ini. Melakukan perjalanan dalam satu bulan tanpa ada spasi, sungguh membuatku kehilangan rasa penasaran akan hal-hal yang berbau naik gunung & solo traveling. Wes gak gumunan & gak ngiler tiap ada orang posting di grup Backpacker Dunia foto-foto di LN.

Tapi apakah aku akan berhenti dari naik gunung? Tidak. Apakah aku tak lagi ingin ke Jepang & Europe dll? Yeah, aku tetap akan ke sana! Pasti itu! InsyaAlloh. Bedanya, kalau dulu tergila-gila, sekarang lebih realistis. Dan gak ngiler sama foto-foto orla di LN! Aku akan ke sana! Wait a moment. Aameen.



Minggu, 19 April 2015

Become a real backpacker and a wise traveler!

Halo amigooooooo nym lovers, pecinta blog saiahhh *pede gilakk, maaf sudah lama saia vakum dari menghibur kalian dan memberi inspirasi buat kalian *cciahhhhh lewat blog ini *garuk2 pala nengok belakang sambil ngupil. Hhihihi.
Apa dan siapa sih backpacker itu? Menurut salah satu grup backpacker di fb, definisinya begini; Backpacker adalah istilah yang yang digunakan untuk para traveler dengan budget minim menjelajah tempat-tempat eksotik di seluruh dunia, sambil berjalan kaki. Mencari yang serba murah dan sangat menikmati detail perjalanan. Untuk mengenalinya cukup mudah biasanya mereka memakai ransel punggung (backpack) dan berpakaian seadanya. Tas punggung atau yang dikenal sebagai backpack inilah yang menjadi ciri khas mereka.
Jadi begitu nym lovers, so apakah saya seorang backpacker? Saya sih merasa begitu, karena pergi ke mana pun saya slalu ngirit, kalo bisa nyari yg gratis2an kwokwokwokk. Yeah, really i m a traveler. Saya orang yg suka traveling. Tapi mungkin belum seekstrim solo traveling dengan backpack di punggung mereka. Tapi bulan depan, iyaa bulan depan, saya akan melakukan hal yg selama ini sangatt sangatttt saya inginkan. Bersolo traveling. Nggembel jadi backpacker *yiiihhhaaaa. Doakan kesampaian. Agar saya bisa berbagi pengalaman saya dengan kalian 😊 Destinasi tujuan masih saya rahasiakan *sokkkk. Padahal masih dilema antara 2 rute *hiks.
Ngomongin soal tempat yang pernah saya kunjungi, there are a lot place gaess! Begini, berhubung saya seorang cewek (sumpah dulu saya pernah jadi cewek!) yang hidup dalam keluarga konservatif, saya mensiasati traveling saya dengan kedok silaturohmi. Xxixixiii. Silaturohmi ke keluarga atau teman yang tinggal di luar daerah tempat tinggal saya, Magelang tercwintahhh. Because gaess, bagi keluarga saya yang konservatif, backpacker tentu bukan style yang bisa mereka maklumi jika mereka tau itu berada dalam diri saya. *saya diharapkan jadi santri solichah yang ndak neko2, xxixixiiii.
So gaess, dengan niat awal silaturohmi, saya bisa jalan2 di daerah tempat sodara ato temen yang saya kunjungi. Dengan guide gratis dan tempat nginep gratis, tentu saja dengan free breakfast ahihihi. Kalo lunch sama dinner biasanya saya masih berada di luar rumah ;)
Why must be a traveler? "Sesungguhnya bumi Alloh itu luas, maka bertebaranlah kalian semua". Yeahhh, untuk melihat betapa bumi Alloh itu luas, betapa Alloh telah menciptakan bumi ini dengan keberagaman yang perbedaan dari satu tempat dengan tempat lain harus kalian lihat. "Robbanaa maa kholaqta haadzaa baathilaa". Sungguh Tuhan tidak menciptakan semua ini dengan sia-sia. Wadawww jeddoottt kok jadi alim gini ya? Saya banyak belajar ilmu agama, tapi malu kalo sok alim *gue mah gitu orangnya :v *terkadang di situ saya merasa sedih. Gubbrakkk, ikut2an meme yg jadi trending topic *ternyata saya masih alay.
Menjadi life observer. Pengamat kehidupan. Menjadi traveler berarti terbuka peluang untuk berkenalan dengan orang-orang baru dengan kebudayaan dan bahasa yang berbeda. Di situlah letak seni menikmati hidup. Berada di tempat asing dan berkenalan dengan orang baru. Menemukan sesuatu yang "wise" dari kearifan-kearifan lokal. Meniadakan keakuan. Menjama' menjadi "kita bersaudara, kita orang Indonesia".  Sungguh, menjadi traveler tidak akan mengijinkanmu menjadi seseorang yang dalam hatinya terdapat sebiji dzarroh kesombongan.
Satu lagi, menyatu dengan alam. Mokswa. Sungguh kalian sekali-kali harus mencobanya. Berada di tengah2 hiruk pikuk pasar, mojok duduk "ndlongsor" di depan kios yang tutup, sambil nyemil jajan pasar, menikmati harmoni indah yang berada di depan mata. Sambil sesekali ngobrol dengan tukang becak, mbok-mbok penjual pecel atau siapa pun orang yang menghampirimu. Belajar nilai-nilai dari kematangan hidup orang-orang yang hidup serba pas-pasan. Kamu akan terkejut di dalamnya. Menemukan bahwa mereka cukup membuatmu iri akan kebahagiaan mereka dalam kebersahajaan. Kamu akan terkejut.
Saya bisa menemukan banyak nilai dalam setiap perjalananku. Bukan hanya di gunung, lembah, hutan atau laut yang bisa dinikmati pemandangannya, bahkan di stasiun, terminal atau pun pasar begitu nikmat mendapati nilai-nilai berharga yang tak akan saya dapatkan jika saya berdiam diri di rumah.
Berada di tengah-tengah alam, menyatu di dalamnya. Mengagumi ciptaan Tuhan yang tak seorang pun manusia bisa membuat hal serupa. Berdiam diri di tubir pantai. Memandang horizon, kaki langit dan sunset di ujung barat. Siapa yang menciptakan itu semua? Pantaskah kita manusia sombong dalam ketakberdayaan kita? Berdiam diri di pos-pos atas bukit. Memandang langit dan kerlip bintang. Menunggu sunrise. Siapa yang menciptakan itu semua? Pantaskah kita manusia sombong dalam ketakberdayaan kita?
Finally, menjadi traveler membuat saya lebih berhati-hati jika sebiji dzaroh kesombongan mulai tumbuh dalam hati.
So gaess, tunggu postingan saya waktu menjadi traveler dengan kedok silaturohmi yahh? *ngakakjahat. Pokoke save backpacking! Jangan jadi orang sombong! Sekian, *salim sungkem.
The last, sholat & darus Al Quran lebih baik dari membaca blog saya. Jjjiiihhhahahahaa :D







Jumat, 12 Desember 2014

Resep Jamur Saus Tiram

Jamur adalah makanan favourite saya. Dulu waktu kecil, saya sering memasak jamur "barat" yang saya dapat dari kebun buah salak milik kakekku. Musim penghujan begini pasti tiap hari ada jamur "barat" di kebun kakekku. Jadi kangen desa -___- Jamur ini diberi nama jamur "barat". Dalam bahasa jawa "barat" berarti angin. Atau logikanya jamur yang tumbuh ketika musim penghujan dan banyak angin. Hhhehehe itu penafsiran saya yang awam :p Malah banyak mitos beredar kalau jamur barat ini tumbuh karena kerasnya suara halilintar. Hhehehe. Silahkan berasumsi :p atau cari di mesin pencari google :)

Jamur ini cukup dibumbui dengan bawang putih dan garam rasanya sudah lezziiiissssss. Apalagi ditambah petai -___- Saya yakin musim penghujan gini nenek saya akan selalu teringat saya jika melihat jamur di kebun :) Berhubung saya tinggal di Surabaya dan tak punya kebun :p maka kemarin saya sengaja membeli jamur kancing di pasar. Tapi bumbunya ndak cukup lezis kalau dimasak seperti jamur barat tadi. Karena jamur barat tidak terkalahkan :) Dan lagi jamur barat is very very alami alias organik tanpa pestisida atau apa pun itu. Yang pasti bukan jamur budidaya seperti jamur kancing dan jamur lainnya yang dijual di pasar :) So, saya memasak jamur kancing ini dengan bumbu saus tiram :) Kalau sulit menemukan jamur kancing, bisa diganti dengan jamur tiram. Oh iya, sampai sekarang belum ada yang membudi daya jamur barat hlo. So, jangan berharap anda mendapatkannya di pasar-pasar. Jamur spesies ini menurutku jamur paling enak di antara spesies jamur lainnya. Jadi pengen pulang kampung -___-

Supaya paham, ini dia jamur barat yang saya maksud.


Kalau ini jamur tiram :)


Dan ini jamur kancing yang kemarin saya masak :)



Resep Jamur Saus Tiram

Bahan
*Jamur kancing 1/4 kg.
*Tomat 2 biji.
*Petai 2 keris.
*Minyak untuk menumis.
*Air 100 cc.

Bumbu
*Bawang merah 3 biji.
*Bawang putih 3 biji.
*Cabai 5 biji.
*Saori saus tiram 1 bks.
*Saos pedas 3 sdm.
*Kecap 1 sdm.
*Garam secukupnya.
*Gula jawa secukupnya.

Cara memasak
*Tumis bawang merah sampai setengah matang. Masukkan bawang putih dan cabai, tumis sampai harum.
*Masukkan tomat, tumis sebentar. Masukkan jamur dan petai. Tumis sebentar, masukkan air.
*Masukkan saori saus tiram, saos pedas, kecap, garam dan gula jawa. Tunggu sampai jamur dan petai matang.
*Jamur saos tiram siap disajikan :)



NB; untuk 2-3 porsi :)

Kamis, 11 Desember 2014

Resep Oseng-Oseng Jantung & Ampela Ayam

Selamat malam gaesss.
Tanggal 7 Desember kemarin suami saya ultah dan hari itu juga anniversary pernikahan kami yang ke 1 :) Secara tidak sengaja saya memasak jantung ayam untuk lauk nasi kuning. Ternyata suami seneng banged sama masakannya. Hari selanjutnya dia nagih. Tapi berhubung kadang sulit mendapatkan jantung ayam segar sekitar 1/2 kg di pasar pagi, saya mencampurnya dengan ampela. Tips saya kalau anda hanya ingin memasak jantung ayam saja tanpa campuran ampela, datanglah ke pasar agak siang, tentunya di pedagang daging ayam yang agak banyak dagangannya. Atau lebih praktisnya, anda dapat mendapatkannya dengan mudah di Carrefour atau Hero, dengan harga yang lebih mahal tentunya :) Ini dia resepnya :)

Bahan
*1/2 kg jantung ayam (bisa dicampur ampela, tanpa hati).
*2 keris petai.
*Minyak goreng.

Bumbu
*4 biji bawang merah.
*4 biji bawang putih.
*7 biji cabai merah.
*2 biji tomat merah.
*3 sdm kecap
*1 gelas/200cc air.
*Royco secukupnya (bisa diganti sesuai selera).
*Garam secukupnya.
*Gula merah secukupnya.


Cara memasak
*Potong dadu semua jantung dan ampela ayam. Goreng sampai matang. Sisihkan.
*Tumis bawang merah, masukkan bawang putih dan cabai. Tumis hingga harum.
*Masukkan tomat. Oseng hingga layu.
*Masukkan jantung dan ampela. Tambahkan air. Masukkan garam, gula, kecap dan royco.
*Setelah air separuhnya menyusut, masukkan petai. Tunggu sampai air menyusut semua.
*Oseng-oseng jantung & ampela ayam siap dihidangkan :)



NB; Sengaja saya memasaknya dengan banyak air agar selain bumbunya bisa merasuk, juga agar jantung dan ampelanya lebih empuk. Petai dimasukkan belakangan agar matangnya pas dan tidak "kematengen" dan "kempuken" dalam bahasa jawa :)

*foot note; @4 porsi :)

Minggu, 30 November 2014

Resep Mie Ayam Rumahan

Beberapa hari yang lalu teman saya meminta resep mie ayam. Bingung saya mau bagaimana menjawabnya. Tapi berhubung saya sudah janji akan memposting resep mie ayam, akan saya tepati janji saya. Tapi resep ini untuk rumahan ya. Dalam arti tidak untuk bisnis. Karena untuk lebih simple kita akan menggunakan mie kering. Karena akan sangat merepotkan kalau harus membuat mie basah seperti resep "Mie Ayam Grobag Idjo" milik keluarga saya :) Checkidot gaess :)

Bahan
*Mie kering (disarankan menggunakan mie kering yang sudah ada rasa asinnya, atau bisa      menggunakan mie instan merk apa saja).
*Daging ayam 1/2 kg (bagian dada).

Bumbu ayam yang dihaluskan
*6 siung bawang merah.
*3 siung bawang putih.
*1/2 sdt merica.
*1 sdt ketumbar.
*3 butir kemiri.

Bumbu ayam tambahan
*1 ruas lengkuas.
*Gula merah secukupnya.
*Garam secukupnya.
*Kecap manis secukupnya.

Bahan pelengkap
*Bawang merah goreng.
*Kecap asin (bisa diganti dengan garam halus).
*Kecap manis.
*Saos pedas atau saos tomat.
*Daun bawang.
*Mentimun untuk acar.

Cara memasak
*Rebus mie, tiriskan dan sisihkan.
*Filet ayam, potong dadu. Jika menyukai tulang ayam, tulangnya bisa ikut dimasak.
*Tumis lengkuas sampai harum. Masukkan semua bumbu halus sampai kering.
*Masukkan ayam dan tambahkan air.
*Masukkan garam, gula merah dan kecap manis. Tutup panci tunggu sampai matang.
*Sajikan mie dalam mangkok. Tambahkan daging ayam yang telah matang. Sajikan bersama semua  bahan pelengkap di atasnya.
*Mie ayam ala JN Kitchen siap dihidangkan :)




*Foto diambil dari koleksi pribadi.

Sabtu, 29 November 2014

Resep Brownies Kukus Amanda

Akhir-akhir ini banyak permintaan resep dari teman-teman. Berhubung saya sedang mood, satu persatu akan saya posting. Akan tetapi mohon maaf untuk slow respon dari saya atas permintaan resep dari kalian. Sebagai gantinya, doakan usaha dan rejeki saya lancar ya gaesss :) Aamiin :) Berikut resep brownies amanda permintaan dari Mbak Nia :)

Bahan
* 150 gram tepung terigu.
*340 gram dark cooking chocolate/coklat batang menurut selera
*150 gram margarin
*150 gram gula pasir
*4 butir telur
*1 sendok teh baking powder

Cara membuat
*Kocok telur dan gula hingga mengembang.
*Masukkan tepung dan baking powder yang sebelumnya sudah diayak.
*Tambahkan coklat batang dan margarine yang telah dicairkan.
*Tuang di loyang ukuran 20 cm.
*Adonan brownies siap dikukus -+20 menit.
*Setelah matang dan dingin, brownies bisa dihias dengan butter cream bertabur parutan coklat batang atau sesuai selera.

Kewajiban Seorang Istri Yang Sesungguhnya

Saya yakin setiap wanita yang berstatus "istri" atau pun yang akan "menjadi" istri pernah atau akan bertanya-tanya akan menjadi wanita karier atau ibu rumah tangga. Kalau menurut pendapat pribadi saya, menjadi "ibu rumah tangga" bagi seorang istri itu adalah suatu keharusan. Pilihannya, seorang wanita juga bisa menjadi wanita karier.

Ibu rumah tangga dalam arti yang seperti apa? Dalam arti melakukan kewajiban. Kewajiban seperti apa? Menyapu, mengepel, memasak, mencuci baju, menyetrika, mendidik anak, mengurus anak? Bukan! Bukan hal seperti itu. Kewajiban seorang istri yang bersifat kodrati yaitu seperti mengandung dan melahirkan. Dan tidak ada kata "melayani" suami. Karena layaknya sebuah hubungan intim adalah keterlibatan dua orang suami istri. Dan tentunya bukan hal sepihak saja yang membutuhkannya.

Seperti dilansir WWW.TVSHIA.COM. Makalah dengan judul "Kewajiban Seorang Istri Yang Sebenarnya". Sebelum saya mengutip makalah itu, perlu saya sampaikan bahwa ini bukan tentang masalah gender, saya hanya ingin menyerukan dan membesarkan hati para "istri" bahwa mereka sungguh mulia. Mereka memiliki ladang pahala yang luas. Agar para istri tidak berkecil hati dengan status "istri"nya. Bagi para istri, saya menghimbau agar mendiskusikan makalah ini dengan suaminya. Atau untuk para calon istri, sebelum akad tiba, diskusikan makalah ini dengan calon suami kalian. Perlu anda tahu, makalah ini ditulis oleh seorang laki-laki. Bukan wanita. Berikut saya sampaikan makalah tersebut. Jangan berhenti membaca di tengeh jalan agar tidak terjadi kesalah pahaman.

Muqadimah
Sudah menjadi kebiasaan masyarakat untuk menganggap memasak, mendidik anak-anak, membersihkan rumah, dan melayani suami sebagai kerjaan istri. Istri yang tidak mau melakukan salah satu kerjaan tersebut dianggap istri yang tidak berkompeten dan tidak layak dianggap sebagai istri yang ideal. Suamipun terkadang tidak mau menerima kekurangan istri tersebut sehingga sering memarahi, menyindir bahkan sampai memukul karena tidak puas dengan pekerjaan istri di rumah. Tidak heranlah kalau kaum wanita sekarang ini menganggap pekerjaan sebagai ibu rumah tungga adalah pekerjaan rendahan karena memang banyak suami yang memperlakukan istrinya seperti babu.
Bayangkan istrinya disuruh kerja dari pagi sampai sore: membersihkan rumah, mengurus anak-anak dan malamnya masih mengurus suaminya lagi. Bila makanan istri tidak enak, suami bisa marah besar. Bila istri lupa menyetrika baju kerja suaminya, bisa membuahkan kata-kata sinis terhadap istrinya. Tambahan lagi, tanggung jawab pendidikan anak-anak yang secara keseluruhan diserahkan kepada istrinya. Sehingga ketika prestasi belajar anaknya menurun, lagi-lagi istrinya yang kena marah.
Hak dan Kewajiban Suami Istri
Bagi yang belum menikah atau merencanakan untuk menikah, bijaknya adalah memberikan perlakukan istri dengan baik. Kenapa begitu? Karena sebenarnya tugas isteri hanya tinggal buka mulut dan suami yang berkewajiban menyuapi makanan ke mulut isterinya. Tidak ada kewajiban isteri untuk belanja bahan mentah, memasak dan mengolah hingga menghidangkannya. Semua itu pada dasarnya kewajiban seorang suami. Seandainya suami tidak mampu melakukannya sendiri, tetap saja pada dasarnya tidak ada kewajiban bagi isteri untuk melaksanakannya. Kalau perlu suami harus menyewa pembantu atau pelayan untuk mengurus makan dan urusan dapur.
Bahkan memberi nafkah kepada anak juga bukan kewajiban isteri. Suami itulah yang punya kewajiban  memberi nafkah kepada anak-anaknya. Jangan heran kalau memberi air susu ibu juga bukanlah kewajiban isteri. Tetapi kewajiban itu pada dasarnya ada pada suami. Kalau perlu, istri bisa meminta upah kepada suaminya karena telah menyusui anaknya.
Itulah hak dan kewajiban suami istri kalau dilihat dari sudut hitam putih saja. Masalah ini kalau tidak dijelaskan dengan sempurna akan menimbulkan salah paham karena idenya sama dengan yang di bawa oleh kelompok Islam Liberal. Coba perhatikan apa yang Islam Liberal katakan:

Seorang Ibu hanya wajib melakukan hal-hal yang sifatnya kodrati seperti mengandung dan melahirkan. Sedangkan hal-hal yang bersifat diluar qodrati itu dapat dilakukan oleh seorang Bapak. Seperti mengasuh, menyusui (dapat diganti dengan botol), membimbing, merawat dan membesarkan, memberi makan dan minum dan menjaga keselamatan keluarga. ( Isu-Isu Gender dalam Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah,  hal. 42-43).

Apa yang kaum liberal itu inginkan adalah suami tinggal di rumah untuk mengasuh anak dan mengurus rumah tangga, sedangkan si istri bekerja di luar rumah. Inilah yang dinamakan emansipasi wanita kata mereka. Sebaliknya menurut saya ini dinamakan Queen Control. Apa yang dituntut dalam agama Islam tidak demikian.
Masing-masing istri dan suami semestinya mengerti tugasnya, sehingga tidak berbuat yang memberatkan pihak lain. Dalam islam ada mushalahah perjanjian dengan baik-baik, hal ini seperti yang dilakukan oleh Ali bin Abit Thalib dengan istrinya, pasangan yang berada dibawah naungan kenabian ini membuat perjanjian dimana Fatimah Zahra meminta tugas dalam rumah tangga dibagi, tugas dalam rumah adalah tugasnya sebagai istri dan diluar rumah adalah tugas bagi suami, namun pada aplikasinya Ali bin Abi Thalib tidak hanya bekerja diluar rumah, dia juga melakukan pekerjaan-pekerjaan didalam rumah.
Apa yang terjadi di Indonesia bisa jadi berasal dari ajaran Fatimah hanya saja terpotong sehingga seolah-olah itu adalah kewajiban seorang istri, padahal itu adalah bagian dari sebuah perjanjian, dan seorang suami tetap dalam batas kewajibannya, bahwa semua tugas rumah  tangga sebenarnya adalah tugasnya tapi seorang istri yang baik jelas tidak mungkin hanya membiarkan suami bekerja dirumah dan diluar rumah sedang dirinya hanya bersantai bagaikan seorang putri, dan suami bekerja bagaikan kuli.
Tetap saja kesetimbangan itu diperlukan.
Hubungan Dari Sisi Moral, Etika dan Hubungan Sosial
Selain dilihat dari sisi hitam putih, kita juga patut melihat dari sisi moral, etika dan hubungan sosial, karena ada sisi-sisi lain seperti rasa cinta, saling memiliki, saling tolong, saling merelakan hak dan saling punya keinginan untuk membahagiakan pasangannya.
Sehingga seorang isteri yang pada dasarnya tidak punya kewajiban atas semua hal itu, dengan rela dan ikhlas melayani suaminya, belanja untuk suami, masak untuk suami, menghidangkan makan di meja makan untuk suami, bahkan menyuapi makan untuk suami kalau perlu. Semua dilakukannnya semata-mata karena cinta dan sayangnya kepada suami. Dengan semua hal itu, tentunya isteri akan menerima pahala yang besar dari apa yang dikerjakannya. Karena dengan bantuannya itu, seortang suami akan sangat terbantu, dan bisa melaksanakan tugasnya sebagai seorang suami, sebagai seorang ayah, sebagai salah satu anggota keluarga dan anggota masyarakat dengan baik, jelas istri yang mendukung suami untuk terus berada dalam kebaikan dan bertindak sesuai aturan akan mendapatkan pahala yang besar.
Jika hubungan suami istri adalah hubungan yang salaing mendukung dan menguntungkan maka pasangan itu akan memanen kebaikan dan pahala dari Allah SWT, akan menjadi manusia-manusia yang dicintai Allah swt. Suami mendapat pahala karena sudah melaksanakan kewajibannya, yaitu memberi hartanya untuk nafkah isterinya, mengerjakan tugas-tugas yang mampu ia lakukan dirumah. Isteri mendapat pahala karena membantu meringankan beban suami. Mendapatkan pahala karena telah menjaga suami sehingga tidak melakukan tindakan yang mendatangkan murka Allah.
Seperti Itulah hubungan cinta antara suami dan isteri, hubungan yang tidak hanya sekedar hubungan hak dan kewajiban. Tentu saja ketika seorang isteri mengerjakan hal-hal yang pada dasarnya menjadi kewajiban suami, maka wajar bila suami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tulus. Suami sudah semestinya tidak menutup mata atas apa yang sudah dilakukan istri untuk keluarga.
Jadi kalau istri kita memasak makanan yang tidak enak, lupa menggosok baju kerja, lupa membayar tagihan listrik, tidak tahu bagaimana mengajar matematika kepada anak kita, maka anda tidak ada hak untuk memarahinya. Kenapa begitu? Karena itu semua sebenarnya adalah tugas kita sebagai seorang suami yang dikerjakan oleh istri kita secara sukarela.
Istri Tidak Berkewajiban Menafkahi Anak-Anak Yang Ditinggalkan Oleh Suaminya
Bahkan kalau si suami meninggalpun, tanggung jawab menafkahi anak-anak bukan urusan si istri. Tapi ayah dari suami yang bertanggung jawab
Walaupun si istri kemudian bekerja dan memiliki penghasilan sendiri, tapi secara hakikatnya, dia tetap tidak diwajibkan untuk membiayai anak-anaknya sendiri. Tapi bila sebagai ibu ingin memberikan nafkah pada anaknya, dia akan mendapat pahala sunnah.

Harta Istri
Harta isteri adalah harta milik isteri, baik yang dimiliki sebelum menikah atau pun setelah menikah. Harta isteri setelah menikah yang terutama adalah dari suami dalam bentuk nafaqah (nafkah), selain juga mungkin bila isteri itu bekerja atau melakukan usaha yang bersifat bisnis.
Khusus masalah nafkah, sebenarnya nafkah sendiri merupakan kewajiban suami dalam bentuk harta benda untuk diberikan kepada isteri. Segala keperluan hidup isteri mulai dari makanan, pakaian dan tempat tinggal, menjadi tanggungan suami.
Namun yang biasa terjadi, sebagian kalangan beranggapan bahwa nafkah suami kepada isteri adalah biaya kehidupan rumah tangga saja. Padahal kalau kita kembalikan kepada aturan asalnya, yang namanya nafkah itu merupakan ‘gaji’ atau honor dari seorang suami kepada isterinya. Adapun keperluan rumah tangga, baik untuk makan, pakaian, rumah, listrik, air, sampah dan semuanya, sebenarnya tidak termasuk nafkah suami kepada isteri. Karena kewajiban mengeluarkan semua biaya rumah tangga itu bukan kewajiban isteri, melainkan kewajiban suami.
Kalau suami menitipkan amanah kepada isterinya untuk membayarkan semua biaya itu, boleh-boleh saja. Tetapi tetap saja semua biaya itu belum bisa dikatakan sebagai nafkah buat isteri. Sebab yang namanya nafkah buat isteri adalah harta yang sepenuhnya menjadi milik isteri. Nafkah itu ‘bersih’ menjadi hak isteri, di luar biaya makan, pakaian, bayar sewa rumah dan semua keperluan sebuah rumah tangga.
Kalau dipikir-pikir, seorang perempuan yang kita nikahi itu, sejak kecil telah dibiayai oleh kedua orang tuanya. Pastilah orang tua itu sudah mengeluarkan biaya yang sangat besar sampai anak perawannya siap dinikahi. Lalu tiba-tiba kita datang melamar si anak perawan itu begitu saja, bahkan kadang emas kawinnya cuma seperangkat alat sholat tidak lebih dari nilai seratus ribu rupiah.
Sudah begitu, dia diwajibkan mengerjakan semua pekerjaan kasar layaknya seorang pembantu rumah tangga. Mulai dari subuh sudah bangun dan memulai semua kegiatan, urusan anak-anak kita serahkan kepada mereka semua, sampai urusan atap rumah bocor. Sudah lelah bekerja seharian,  malamnya masih harus melayani suaminya.
Jadi sebenarnya wajar dan masuk akal kalau untuk isteri ada nafkah eksklusif di mana mereka dapat hak atas ‘honor’ atau gaji dari semua jasa yang sudah mereka lakukan sehari-hari. Uang itu sepenuhnya milik isteri dan suami tidak boleh meminta dari uang itu untuk bayar listrik, sewa rumah, uang sekolah anak, atau keperluan lainnya.
Dan kalau isteri itu pandai menabung, anggaplah tiap bulan isteri menerima ‘gaji’ sebesar sejuta perak yang utuh tidak diotak-atik, maka pada usia 20 tahun perkawinan, isteri sudah punya harta yang lumayan 20 x 12 = 240 juta rupiah.
Lumayan kan?
Nah harta itu milik isteri 100%, karena itu adalah nafkah dari suami. Kalau suami meninggal dunia dan ada pembagian harta warisan, harta itu tidak boleh ikut dibagi waris. Karena harta itu bukan harta milik suami, tapi harta milik isteri sepenuhnya. Bahkan isteri malah mendapat bagian harta dari milik almarhum suaminya melalui pembagian waris.
* Makalah ini ditulis ulang  oleh Suparno dengan memberikan beberapa penambahan dan pengurangan

Begitulah isi makalah tersebut. Wahai para istri, masihkah engkau berkecil hati? Ladang pahalamu sangat luas. Jangan berkecil hati. Wahai para suami, masihkah engkau meremehkan istrimu yang sangat mulia? Wahai saudara ipar istri, wahai mertua istri, ketahuilah, bahwa istri dari saudara laki-lakimu/anak laki-lakimu tidak wajib melakukan pekerjaan rumah dan segala tetek bengeknya. Mengertikah kalian? 


Selasa, 25 November 2014

Cerpen Pertamaku Di Aplikasi Thumbstory

Apakah anda tahu aplikasi Thumbstory? Thumbstory adalah aplikasi untuk penggemar cerpen. Aplikasi dari Gramedia Majalah ini memudahkan pengguna perangkat mobile, dalam hal ini ponsel Android, untuk menulis, membaca dan berbagi cerita pendek. Dalam rangka memperingati hari perdamaian dunia di bulan September kemarin, ada event di Thumbstory yang menantang membernya untuk membuat cerpen tentang perdamaian. Baik perdamaian dunia atau pun perdamaian pribadi. Di event itu saya mengikut sertakan cerpen saya yang berjudul "Syukur Bahagia Damai" untuk beradu kompetisi dengan member yang lain. Jujur itu cerpen pertama saya yang saya publikasikan untuk umum. Meskipun tidak menjadi juara, tapi saya cukup puas dan termotivasi karena cerpen saya termasuk cerpen pilihan yang akan diterbitkan dalam ebook bersama cerpen 3 juara dan karya pilihan lainnya. Silahkan bila berkenan baca cerpen saya di bawah ini. Enjoy it ;)

SYUKUR BAHAGIA DAMAI

Hari itu ulang tahunku yang ke 24.
Di taman Bungkul, tepat pukul 00.00 WIB dengan sangat mengejutkan tiba-tiba ada sekelompok cowok lengkap dengan alat musiknya. Mereka menyanyikan lagu milik Jamrud "Selamat Ulang Tahun" di depanku. Surprise dari suamiku. Aku bahagia bercampur haru tak terkira.
Padahal kondisi taman sangat ramai. Tentu saja semua mata di taman tertuju padaku. Semua cowok-cowok yang biasa ngamen di taman Bungkul memainkan musik mereka dan bernyanyi di depanku. Sungguh street performance yang luar biasa indah. Tanpa dikomando seisi taman ikut bernyanyi dan bertepuk tangan untukku.

Ku peluk suamiku dengan hati penuh bunga. Dan lagi setelah lagu usai, aku mendapat ucapan selamat ulang tahun dari orang-orang di taman yang semua tak ku kenal. Begitu banyaknya hingga hanya sedikit yang benar-benar aku ingat. Ada cewek bertatto dengan lipstik hitam dan pakaian serba hitam, cewek bercadar dengan pakaian serba hitamnya, cewek memakai hotpants dan anjing yang mengikutinya kemanapun dia pergi, sampai mbak-mbak yang jualan es lilin keliling juga bapak-bapak penjual mainan anak yang indah dengan nyala lampu-lampu kecilnya. Mereka semua memelukku dalam hangatnya persaudaraan.

Sorenya, sekitar pukul 07.00 pm suamiku mengajakku ke Brew&Co; cafe. Sudah ku bayangkan candle light dinner berdua yang romantis di sana.
Dari luar mall mataku ditutup syal sutraku. Lebai memang. Tapi siapa sih cewek yang gak suka kejutan? Biarlah lebai badai tapi aku seneng kok, batinku. Aku membayangkan ada buket mawar di meja kami.
Tiba di Brew&Co; cafe dilepaslah syal sutra dari mataku. Aku sangat terkejut! Di depanku sudah ada teman-teman kami yang menyanyikan lagu "happy birthday to you" begitu mataku terbuka. Dua orang tetangga dekatku sudah ada di depanku dengan black forest lengkap dengan lilin angka 24 yang menyala.
Setelah make a wish, ku tiup lilinku. Lalu satu persatu mereka menyalamiku. Mitra kerja suamiku, staf-staf di kantornya, teman-temanku, juga pasangan mereka. Aku dapat sebuket bunga dari little princess anak temanku di kelas memasak. Mawar yang harum. Juga setumpuk kado dari mereka.

Aku bahagia sekali saat suamiku memberi sambutan di pesta kecil kami. Dia membangga-banggakan diriku di depan semua orang. Termasuk mantannya yang sudah menikah dan sedang hamil 7 bulan yang juga istri staf suamiku. Dan satu lagi mantan terakhirnya, adik dari rekan perusahaan suamiku. Dia datang bersama kakaknya dan suami kakaknya.

Sampai di sini masih sangat indah hariku. Hingga malam harinya saat aku asyik menulis di blog dan suamiku sudah tidur, ada bbm masuk di hp suamiku.

"Sudah cukup ya masss kamu sakiti hati akkuuuhh. Mulai hari ini kalian gak usah dekat-dekat kakakkuuu!!!! Gak ada gunanya buat kalian!!!!"

Di situlah dimulai drama itu. Ku telfon si pengirim bbm. Mantan kekasih suamiku yang sudah tunangan. Ku bangunkan suamiku. Aku mengamuk sejadi-jadinya. Dia sudah berjanji tidak akan ada komunikasi dengan mantannya kecuali urusan kerjaan. Bukankah isi bbm itu menunjukkan keterlibatan suamiku dalam hubungan yang tak aku ketahui?

Pagi itu juga aku telfon taxi. Tak ku pedulikan suamiku yang menangis memeluk kakiku meminta maaf. Semua penjelasannya ku anggap sampah. Aku naik kereta paling pagi dari Surabaya ke Jogjakarta. Pulang ke rumah orang tuaku.

Sudah dua minggu aku di Jogja. Ku temukan ketenangan di dekat keluargaku yang tak kan pernah berkhianat seperti suamiku. Tapi aku merasa ada yang kurang. Aku mengutuk mengapa aku menikah dengannya. Mengapa aku meninggalkan pekerjaanku dan teman-temanku untuk dirinya. Ketenangan dan kedamaian dalam hatiku tidak utuh. Ada lubang di hatiku. Dan aku ingin mengakhiri hubungan ini.

Minggu lalu suamiku datang bersama sumber masalah si pengirim pesan. Mereka juga mengajak kakaknya. Dia  pemilik salah satu perusahaan yang memakai jasa konsultan dari perusahaan milik suamiku.
Mereka menjelaskan bahwa komunikasi lewat bbm itu cuma sepihak. Bahwa si pengirim pesan  yang juga mantan kekasih suamiku merasa sakit hati dan cemburu dengan kebahagiaan kami yang dia lihat di pesta ulang tahunku. Suamiku tak pernah berkomunikasi dengannya selain membicarakan pekerjaan. Dan hubungan mereka sudah lama berakhir.

Tapi sampai hari ini aku masih tidak punya niat untuk kembali pada suamiku. Aku tak percaya pada siapa pun.

Malam ini aku membaca postingan lama di blogku. Aku menemukan postingan yang menceritakan pertemuanku dengan suamiku sampai kami menikah. Sungguh bukan perjalanan yang mudah. Dari situ muncul perasaan rindu akan kehadiran suamiku.

Malam itu juga aku nonton film yang dibintangi Aston Kutcher. Butterfly Effect. Di akhir filmnya ada quotes dari si Aston bahwa kebahagiaan butuh pengorbanan. Dari keseluruhan film Butterfly Effect yang ku tonton itu tiba-tiba hatiku seringan kapas. Semua sakit hati dan amarah menguap seketika.

Pagi itu juga aku membeli tiket pesawat go show di bandara Adi Sutjipto. Ku kirimkan pesan singkat untuk suamiku.

"Honey, wait me. I am flight from JOG to SUB. I am arrive at 10.00."

Aku sudah tak peduli meskipun kemarin suamiku masih menjalin hubungan dengan mantannya. Yang terpenting dia memilihku untuk jadi istrinya. Itu sudah jadi bukti kalau aku lebih penting dari mantan-mantannya. Dan di sinilah kami, berpelukan erat. Di bandara Juanda terminal 1. Menangis haru akan indahnya memahami dan memaafkan. Kemudian ku temukan kedamaian yang sesunghuhnya. Lubang di hatiku telah terisi. Dengan memaafkan diri sendiri dan orang lain.

Bukankah sudah cukup pertanda dari Tuhan lewat angka-angka kami.

My husband 07 12 1980
Me 07 07 1990
First statement 07 12 2012
Engaged 07 01 2013
Wedding 07 12 2013

Kita ditakdirkan menjadi suami istri. Aku ingin hidup bahagia dengan suamiku. Aku harus memaafkan dan melupakan semua kesalahan suamiku. Aku harus menaruh kepercayaan lagi padanya. Karena kebahagiaan butuh pengorbanan.

Aku melupakan hal-hal buruk darinya. Aku hanya menghitung betapa banyaknya kebaikan suamiku yang telah dia berikan untukku. Aku bersyukur untuk itu. Selalu bersyukur. Karena letak kebahagiaan itu tergantung rasa syukurmu. Dengan syukur aku bahagia. Dan dengan kebahagiaan itu aku hidup dengan hati damai. Meskipun diusia pernikahan yang ke 9 bulan kami belum dikaruniai anak.

Surabaya, 11 September 2014.

Senin, 29 September 2014

Gerard Butler, The Ugly Truth

Salaam.
Ingin hati memposting resep masakan. Tapi lagi gak mood -___- . Oke amigo, ada yang kenal Gerard Butler? Aktor di film 300. Trus yang main sama Angelina Jolie di Lara Croft Tomb Raider -The Cradle Of Life-. Ini dia orangnyaaaaa. Foto dari film The Ugly Truth.




Sumpah dia keren banget di film The Ugly Truth. Tadi malam pas nunggu suami flight dari CGK ke SUB aku nonton film iniiihhhh. Entah karena lagi kesepian atu emang dia keren yah (ada anak2 ndak di sini? Tolong usir anak2 duluuu). Dia sangattt sangatttttt cool di film drama ini. Romantis and so passionate. Dia keren bukan dari baju yang dia pakai. Dia romantis bukan dari kejutan2 candle light dinner, tiket nonton musik klasik atau tiket nonton balet. Bukan. Dia so passionate bukan karena adegan nudes. Sumpah. Dia cool, romantis & so passionate hanya dari body language.nya. Dari cara dia menatap. Oooohhhh matanya so deeply sparkling eyesss. Cara dia "menginginkan" Katherine Heigl lawan mainnya di film tersebut. Masih sangat ku ingat cara dia mencium rambut Heigl di lantai dansa setelah wawancara di TV nasional. Dan tentu saja adegan di lift hotel. Aahhihihiii. Otak gue konslett dibuatnya. Gerard Butler keren bangettt pokokeee. Elepyuuu. *Padahal dia udah kepala 4. OMG.

This is the dance scene. But no kissing hair scene T.T even though it was my favorite scene T.T





Ini adegan di lift hihihi


 Maap agak buram :D Udah dulu yeee, ane mau ngaji Qiroati duluuuu ;) Pokoke Gerard Butler elepyuuuuuuuuuu :* Sekian.

Salaam.

Senin, 15 September 2014

My First Class Qiroati

Ini hari pertamaku ikut kelas Qiroati. Do you know? Temen kelasku rata-rata anak SD :D But, aku sangat bahagia berada di tengah-tengah kelas baruku. Bukan hanya sekedar ungkapan "Long life education", tapi aku baru menyadari satu hal. Aku merasa nyaman dengan lingkungan pendidikan (non formal) seperti itu. Dalam kelas yang berenergi positif dengan semangat yang meletup-letup dari pancaran mata anak-anak kelas. Dari indahnya berbagi ilmu. Ahhh. Mungkin sebenarnya passionku di dunia pendidikan. Dari dulu kecil sampai aku menikah, aku hidup di tengah-tengah lingkungan pendidikan seperti itu. Dan aku kehilangan lingkungan seperti itu selama 9 bulan umur pernikahanku. But, now I found it again. Di kelas Qiroati bu Ustadzah Jl Penjaringan. Chamdan Lillah :D Sekian. Selamat malam pemirsa ;)


*hurrrrraaaaaaa (ala Marsha)
-________- xoxo -________-

Minggu, 14 September 2014

Strange Post

Pernahkah kalian mengalaminya? Menarik diri dari bersosial. Merasa lebih nyaman di kamar. Ditemani penyiar radio dan lagu-lagu yang dia putar. Menonton film Hollywood, Korea, anime Jepang, Bollywood sampai sinetron. Sepanjang hari menonton film di chanel HBO atau Fox Movie. Ngegame sampai habis terang, sampai pagi lagi. Membaca komik favorit dari volume 1 sampai yang terbaru. Membaca novel-novel baru atau pinjaman perpus. Pernah? Yang mana?

Kalau belum pernah saya yakin hidup anda membosankan. Karena tak ada satu pun benda-benda di atas yang kalian suka. Atau jika kalian suka, sayangnya kalian tidak mempunyainya. Kamar kalian membosankan. Atau kalian tidak punya kamar? Jika pernah mengurung diri di kamar, paling molor sekuat punggung kalian untuk diajak terlentang, tengkurap, miring atau malah nungging.

#strangepost
#hati2postingmenyesatkan

Kamis, 11 September 2014

Back to nature, and the first question "what would you do in life?" The second question "what will you give in life?"

Sudah lama sekali aku tidak mengalami kemajuan dalam hidup. Berproses, tapi tidak berkembang. Semacam jalan di tempat. Menyehatkan tapi tidak berpindah. Sudah saatnya aku berlari, melihat banyak hal baru dan sama menyehatkan dengan jalan di tempat tentu. Membahas tentang "apa yang telah aku berikan dalam hidup?" membuatku merasa malu. Karena selama usia pernikahanku yang sudah 9 bulan aku hanya peduli pada diriku. Aku merasa sangat berdosa tidak mensyukuri nikmat Tuhan yang begitu melimpah dalam hidupku. 9 bulan adalah masa kelam dalam hidupku. Aku akan meninggalkannya. Sungguh.

Aku akan lebih mencintai diriku sendiri. Aku tidak akan menyiksa diri dengan keterpurukan. Aku akan mulai berlari dengan dua pertanyaan:
1. What would you do in life? Apa yang akan kamu lakukan dalam hidup?
2. What will you give in life? Apa yang akan kamu berikan dalam hidup?

Apa yang akan kamu lakukan dalam hidup? Aku akan berlari! Ya, aku akan berlari! Aku diciptakan bukan untuk berdiam diri dalam rumah. Oke, for first step aku akan memperbaiki hafalan Al Qur'anku. Second step, aku akan berkarya untuk menjawab pertanyaan "apa yang akan kamu berikan dalam hidup?". Aku ingin berbagi dengan semua orang di sekelilingku. Aku akan menikmati hidup, mensyukuri semua AnugerahNya. Berkarya sampai habis usiaku. Meraih mimpi sampai titik zenit. Dunia, aku datang!

Minggu, 20 Juli 2014

Resep oseng-oseng daging sapi saus oriental ala NUrRokhmah @JN Kitchen :)

Salam sejahtera gaessss. Anyway sekarang Ramadhan ke 22 yak?  Malam ini seperti malam biasanya. Saya gak bisa tidur, so begadang sampai pagi lagi gaess :(  Padahal rencana besuk pagi meh diajak hunting baju sama misua. Baju lebaran gaesss :D  Daripada sebel dengerin dengkuran misua di kamar, mending saya ke ruang kerja dan berbagi ilmu masak-memasak dengan pemirsa yang budiman. Kali ini saya akan memposting resep "oseng-oseng daging sapi saus oriental" . Kemarin waktu saya jadikan DP BBM hasil fotografi masakan  ini, langsung ada temen yg muji kalo keliatannya enak kek masakan restoran. Wawww. Ge er deh saya :D Terima kasih bu Imelda Sagita Awe atas pujiannya. Semoga aja tulus ya gaess :/ Dan maaf untuk delivery atau ngundang makan-makan di rumah next time. Rumah kami super berantakan oiiii. Sekarang kantor misua sementara pindah di rumah :( Tapi ada senengnya misua jadi stay 24 jam di humz sweet humz ;) hohohooo *tertawa jahat. Kok malah curhat sih? :D Oke gaess inilah resep "oseng-oseng sapi saus oriental". Checkidotttt!

Bahan
*250 gram daging sapi, potong dadu.
*2 buah tomat, potong dadu.
*100 ml air.
*Minyak untuk menumis.

Bumbu
*2 siung bawang putih.
*1 buah bawang bombay.
*5 cabai rawit merah.
*1 sdm kecap asin.
*4 sdm saus oriental (bisa memakai saori saus tiram).
*4 sdm kecap manis

Cara memasak
*Rebus daging sapi hingga 3/4 matang. Tiriskan.
*Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan daging dan oseng sebentar.
*Tambahkan air, kecap asin, saus oriental dan kecap manis. Tunggu sampai mendidih rata.
*Tambahkan cabai rawit, bawang bombai dan tomat. Aduk-aduk hingga air menyusut.
*Matikan api kompor. Oseng-oseng sapi saus oriental siap dihidangkan :)

@3 porsi
#thenkyuh buat misua'ku Mr +johan efendi atas bantuan lighting camera :D (amatir, sstttttttt)
#Finally, happy cooking gaessss!
^Regards NurRokhmah & JN Kitchen^

Jumat, 18 Juli 2014

Resep Tongseng Daging Sapi Ala NurRokhmah ;) @JN Kitchen

Di daerah Mungkid Magelang ada tongseng dan sate bakar pak Kurdi yang terkenal. Resepnya selalu saya pakai karena memang mantap. Tapi saya mulai bosan dengan resep tongsengnya karena sudah terus menerus saya gunakan. Sudah saatnya saya bereksperimen dengan resep tongseng ala saya sendiri. Dan jadilah sore ini saya memasak tongseng ala NurRokhmah yang te o pe be ge te. Dengan kepedean yang tinggi saya mengucapkan statement bahwa rasanya seperti tongseng di resto-resto Surabaya Town Square. Yang saya curiga kokinya memasukkan ganja atau kokkain atau mariyuana atau malah obat bius saking enaknya sambel yang mereka buat juga masakan-masakan yang lain :D Inilah resep tongseng sapi ala NurRokhmah. Checkitdot gaesss ;) (y)



Bahan
-250 gram daging sapi, pilih yang sedikit lemak, potong dadu.
-3 lembar daun kol, potong kasar.
-2 buah tomat merah potong dadu.
-2 batang daun bawang, potong halus
-500 ml air.

Bumbu, haluskan
-7 buah cabai merah.
-7 buah cabai super/rawit merah.
-3 siung bawang putih.
-4 siung bawang merah.
-1 ruas jari kelingking jahe.
-3 butir kemiri.
-Minyak untuk menumis.

Bumbu lainnya
-3 lembar daun jeruk.
-1 batang serai, memarkan.
-1 sdm kecap manis.
-Garam secukupnya.
-Gula jawa secukupnya.
-Irisan cabai rawit jika kurang pedas.

Cara memasak
-Rebus daging sapi hingga setengah matang. Tiriskan dan buang kaldunya.
-Panaskan minyak dalam wajan dan masukkan bumbu halus, daun jeruk dan serai. Tumis hingga harum dan berubah warna.
-Masukkan kol, beri air sedikit, tumis hingga setengah matang.
-Masukkan daging sapi, tumis sebentar dan tambahkan air.
-Tambahkan gula, kecap manis dan garam. Tunggu sampai mendidih rata.
-Terakhir tambahkan cabai rawit iris (jika pakai), tomat dan daun bawang. Aduk-aduk dan cicipi rasanya. Matikan api kompor dan angkat tongseng. Tongseng sapi ala NurRokhmah siap dihidangkan :) .

@4 porsi
#Selamat mencoba. Happy cooking gaesss ;)
^_^Regards NurRokhmah @JN Kitchen^_^

Resep Rica-Rica Ceker Ala NurRokhmah #JN Kitchen


Bahan2:
*Ceker ayam -+ 15 biji
*Tomat besar 1 (tomat kecil 2)
*air secukupnya
Bumbu:
*2 bawang putih, diulek.
*2 ruas jari manis kunyit, diulek.
*4 bawang merah, diiris.
*7 cabai super, diiris.
*1 ruas jari manis jahe, diiris.
*3 lembar daun jeruk.
*1 buah serai, memarkan.
*2 potong kecil lengkuas.
*2 lembar daun slam.
*1 sdt air jeruk nipis.
*Garam.
*Gula jawa.

Cara Memasak:
1. Rebus ceker ayam sampai setengah matang. Buang kaldunya.
2. Tumis bawang merah sampai setengah matang, masukkan bumbu ulek sampai harum. Masukkan cabai, jahe, daun jeruk, serai, lengkuas, salam, dioseng sebentar.
3.Tambahkan tomat dan oseng sebentar.  Masukkan air 200ml (satu gelas belimbing) atau sesuai selera. Masukkan ceker yang telah direbus. Tambahkan air perasan jeruk nipis.
4. Masukkan garam dan gula jawa. Tutup ceker hingga matang.
5.Rica-rica ceker siap dihidangkan. (y) :) .

@4 porsi
#Selamat Memasak :) Happy cooking :)
^^Regards the autor NurRokhmah JN Kitchen^^

Sabtu, 28 Juni 2014

"show me the way"

Entahlah.Kebahagiaan enggan menyapa diriku yang sombong dan mengedepankan ego. Aku perlu merebahkan tangguhku. Untuk sekedar mengakui dan menerima kekurangan diriku sendiri, juga menerima kenyataan. Tapi logikaku menolak. Hanya ada satu hal di dalam otakku. Pergi jauh dari kenyataan. Yang semakin membuatku terlihat seperti pecundang. Sialnya, orang2 terdekatku semakin mengintimidasi diriku. Anggapan bahwa aku tak cukup solichah menjadi seorang wanita. Bahwa aku tak cukup percaya diri menghadapi kenyataan. Anggapan2 seperti itu yang membuat diriku semakin menarik diri dari dunia sosial dan kebahagiaan. Lalu, di sinilah diriku. Membutuhkan sejuknya pelukan yang telah lama hilang. Aku butuh dia. Dia yang telah pergi dan tak tergantikan. Aku butuh dia untuk menuntunku berjalan di jalan yang benar. Aku butuh dia sebagai tempatku kembali. Aku butuh dia sebagai tempatku mengadu. Ibu. Anakmu tersesat tak tau arah. Ibu. Kau dengar tangisku? Ibu. Sampaikan do'aku kepada Tuhan. Agar Dia mengirimkan sosok penggantimu. Yang tulus menyayangi. Yang kehadirannya sudah cukup mengayomi. Yang bisa menguatkan diriku. Yang bisa menunjukkan arah pada diriku. Ibu. Ibu. Ibu. Ibu. Ibu. Ibu. Ibu. Semoga surga di telapak kakimu masih untuk anakmu.

Regards, a poor girl.

Jumat, 27 Juni 2014

curhat emak2

dimana aja tuh sama, yang namanya hubungan seorang istri sama mertua dan ipar itu gak bakal bisa harmonis. hukum alam kali yaa? gak heran kalo orang barat sono yang liberal lebih memilih singleton. tapi agan2 yang muslim gak mungkinlah meninggalkan sunnah nabi yang satu itu. menikah. ipar sama mertua kadang lebih posesif daripada seorang istri. sekian. wassalam. *makan pintu kulkas.